Menyibak Masa Depan Bandung Selatan

By | 2018-10-06T03:47:54+00:00 October 6th, 2018|artikel|
5/5 (1)

Tol Soroja (Soreang-Pasirkoja) yang baru saja diresmikan beberapa bulan lalu punya cerita sendiri di belakangnya. Waktu tunggu yang cukup lama jadi sebabnya. Pada 1996, tol ini mulai dibangun. Sayangnya, pembangunan harus mangkrak dengan waktu tunggu yang tak sebentar, yakni sekitar 21 tahun. Tanpa sadar, waktu tunggu puluhan tahun turut menghilangkan kesempatan wilayah Bandung bagian selatan untuk dijamah wisatawan. Dengan kata lain, peningkatan roda ekonomi dan kemajuan dari wilayah itu pun ikut-ikutan tertunda. Keadaan berubah saat Senin (12/4/2017), Presiden RI Joko Widodo meresmikannya. Masa depan Bandung Selatan seakan tercerahkan. “Ini tol yang sangat dinantikan masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya,” ujar Jokowi. Dengan diresmikannya Tol Soroja, sebuah pergeseran besar dimulai. Lewat tol tersebut, waktu tempuh berjam-jam dari kota Bandung—yang kini sudah padat—menuju selatan bisa dipangkas sampai jadi 12 menit saja. Mengarah ke Selatan Seperti yang sudah disinggung, keberadaan Tol Soroja seharusnya bisa jadi peluang untuk wilayah Bandung Selatan agar meningkat dan mendorong ekonominya. Meskipun pembangunan pada Bandung bagian utara, timur, tengah, dan barat sudah lebih dulu, selatan juga punya potensi untuk menjadi unggulan selanjutnya. Terlebih, kawasan Bandung Utara saat ini sudah difokuskan menjadi area konservasi. Sementara itu, untuk mengunjungi wilayah lainnya, wisatawan harus punya waktu lebih karena kepadatan arus kendaraan.

 

Berikan Rating Untuk Kami

Leave A Comment